Penjualan Tuak di Paciran Lamongan Perspektif Hukum Pidana Islam

Authors

  • Nur Lailatul Musyafaah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Nabilatul Faiza UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.15642/aj.2020.6.2.285-316

Keywords:

hukuman, minuman tuak, Hukum pidana Islam.

Abstract

The article discusses the sale of tuak drinks in Paciran Lamongan from Islamic criminal law's perspective. This research is field research. Data comes from observations, interviews, and documentation. Data will be analyzed using a descriptive qualitative method with a deductive mindset. Based on laboratory test results on 800ml of tuak drink, it contains alcohol of 8.5%. Based on Islamic law, it considered as khamr. The Regional Regulation of Lamongan Regency, Number 03 of 2004 concerning Supervision and Control of the Distribution of Liquor, alcohol of 8.5% categorized as level B liquor and it's distribution is prohibited. Those who violate the rule, punishable with imprisonment for a maximum of 3 months or a maximum fine of Rp. 50,000,000- (fifty million rupiah). According to Islamic law’s perspective, the penalty given to the seller of liquor is ?add's penalty of 40 to 80 whips. In case of the punishment of ?add cannot be carried out, the criminal can be punished by ta'z?r referring to the applicable laws or regulations.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Admin. “Paciran, Paciran, Lamongan.” Accessed June 21, 2020. https://id.wikipedia.org/wiki/Paciran,_Paciran,_Lamongan#Geografi.
Al-Bigha, Mustafa Dieb. Fikih Sunnah Imam Syafi’i. Sukmajaya: Fathan Prima Media, 2018.
Ali, Zainuddin. Hukum Islam Pengantar Ilmu Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2006.
Al-Jurjawi, Ali Ahmad. Terjemah Falsafah Dan Hikmah Hukum Islam. Semarang: CV As Syiffa, 1992.
Ardi. Wawancara, Paciran, February 22, 2020.
Arsyad, Aprillani. “Pandangan Agama Islam Mengenai Terorisme, Kekerasan, Dan Jihad.” INOVATIF: Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 4 (2010).
Basuki. Bahaya Khamr (Minuman Keras) Dan Obat Terlarang. Semarang: Aneka Ilmu, 2010.
Bo’a, Fais Yonas. “Pancasila Sebagai Sumber Hukum Dalam Sistem Hukum Nasional.” Jurnal Konsitusi 15, no. 1 (2018): 27–49.
Cahyanto, Subuh. “Tinjauan Yuridis Sosiologis Terhadap Pesta Minuman Keras Dalam Tradisi Pementasan Seni Reog Ponorogo (Studi Di Desa Sawoo Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo).” Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang, 2006. http://eprints.umm.ac.id/19998/1/jiptummpp-gdl-s1-2006-subuhcahya-6607-PENDAHUL-N.pdf.
Chandra, Melania Lilyani. “Report of Analysis.” PT Biochem Technology Surabaya, Desember 2019.
Darmono, Kundrat, and dkk. Panduan Penanggulangan Narkotika, Psikotropika, Alkohol Serta Bahan Psikoaktif Lainnya. Jakarta: Departemen Penerangan RI, 1995.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an Dan Terjemahnya. Bandung: Diponegoro, 2008.
Fadlullah. “Tinjauan Yuridis Dan Sosiologis Terhadap Peredaran Minuman Keras Di Kabupaten Luwu.” Skripsi, UIN Alauddin Makassar, 2012. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/10734/.
Faizal, Enceng Arif, and Jaih Mubarok. Kaidah Fiqih Jinayah (Asas-Asas Hukum Pidana Islam). Bandung: Pustaka Bani Quraisy, 2004.
Fatmawati, Rohmana. “Tradisi Minum Tuak Di Desa Tegalrejo Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban.” Skripsi, UIN Sunan Ampel, 2018. http://digilib.uinsby.ac.id/24656/.
Habibi, Husni. “Pengaruh Hukum Islam Tentang Larangan Tuak Terhadap Perilaku Masyarakat Desa Boto Kecamatan Semanding.” Al-Qanun, Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam 22, no. 1 (June 2019).
Haq, Hamka. Syariat Islam Wacana Dan Penerapannya. Ujung Pandang: Yayasan al-Ahkam, 2001.
Hasan, Mustofa, and Beni Ahmad Saebani. Hukum Pidana Islam (Fiqh Jinayah). Bandung: Pustaka Setia, 2013.
Imaddudin, Muhammad Muammar. “Problematika Keadilan Hukum Yang Lemah: Ditinjau Dari NKRI Sebagai Negara Kesatuan.” JIPP?: Jurnal Ilmu Politik Dan Ilmu Pemerintahan 4, no. 2 (2018): 140–50.
Irawan, Ardi. “Home Industri Tuak Di Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Tahun 1990-2015.” AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah 9, no. 1 (2020).
Irfan, M. Nuril, and Masyrofah. Fiqih Jinayah. Jakarta: Amzah, 2013.
Irfan, Nurul. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Amzah, 2016.
Khuluq, Khusnul. Wawancara, Paciran, February 18, 2020.
Lazuardy, Ilham. “Perspektif Masyarakat Terhadap Minuman Tuak (Studi Masyarakat Di Desa Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban).” Skripsi, Universitas Muhammadiyah, 2018. http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/PPKN/article/view/72204.
Majelis Ulama Indonesia. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor: 11 Tahun 2009 Tentang Hukum Alkohol. Jakarta: Majelis Ulama Indonesia, 2009.
———. Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 Tentang Standardisasi Fatwa Halal. Jakarta: MUI, 2003.
Mangkek, Suraidah Ambok, and NurAfifah Vanitha Abdullah. “Sosiologi Dalam Filem Werewolf Dari Bangladesh (2015) Arahan Mamat Khalid.” Jurnal Wacana Sarjana 2, no. 1 (2018): 1–16.
Mardani. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Kencana Pranadamedia Group, 2019.
Nurmawansyah, Ahmad Hanafi. “Asal Usul Lamongan Dan Desaku Paciran.,” 2017. https://ahmadhanafinurmawansyah.wordpress.com/2017/10/11/asal-usul-lamongan-dan-desaku-paciran.
Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan. “Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 03 Tahun 2004 Tentang Pengawasan Dan Pengendalian Peredaran Minuman Keras Di Kabupaten Lamongan.” Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, 2004.
Penjual. Wawancara, Paciran, February 18, 2020.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 3. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
Qardhawi, Yusuf al-. Halal Dan Haram Dalam Islam. Surabaya: PT Bina Ilmu, 2003.
Rahmatiah. “Efektivitas Penerapan Pengendalian Dan Pengawasan Miras Di Makassar.” Al-Daulah 5, no. 2 (Desember 2016): 398–411.
Rizal. Wawancara, Paciran, February 22, 2020.
Samih. Wawancara, Paciran, February 19, 2020.
Samosir, Sry Lestary, and Bakrul Khair Amal. “Lapo Tuak” Sebagai Ruang Publik Perspektif Jurgen Habermas. Medan: Yayasan Al Hayat, 2016. http://digilib.unimed.ac.id/29430/3/fulltext.pdf.
Santoso. “Pengajuan Grasi Yang Berulang-Ulang Dalam Perspektif Hukum Pidana Islam.” Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam 6, no. 1 (June 2020).
Saputro, Moh. Adi. “Komunikasi Masyarakat Tuban Dalam Tradisi Minum Tuak: Studi KKasus Di Desa Jatimulyo Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban.” Skripsi, UIN Sunan Ampel, 2019. http://digilib.uinsby.ac.id/31944/.
Sari, Mega Permata. “Perilaku Peminum Tuak Etnis Jawa Dalam Kehidupan Keluarga (Studi Kasus Etnis Jawa Peminum Tuak Di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang).” Skripsi, Universitas Negeri Medan, 2017. http://digilib.unimed.ac.id/24581/.
Suryanto, and Siti Nurbaya. “Pemeriksaan Kadar Alkohol Dalam Minuman Tuak.” Jurnal Farmanesia 1, no. 1 (November 2016): 22–23.
Suwena, Kadek Rai. “Menjual Tuak (Alkohol Bali) Sebuah Pilihan (Tinjauan Dari Perspektif Sosial Dan Ekonomi Masyarakat di Desa Datah).” International Journal of Social Science and Businnes 1, no. 1 (2017): 24–30.
Syarifuddin, Amir. Ushul Fiqih. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2008.
W, Bonger. Pengantar Tentang Kriminologi. Jakarta: PT Pembangunan, 1987.
Wafauddin, Zaki. Wawancara, Paciran, November 20, 2019.

Downloads

Published

2021-01-14