Penerapan Dolus Eventualis Dalam Pasal 338 KUHP Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam

Penerapan Dolus Eventualis Dalam Pasal 338 KUHP Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam

  • Aminatus Sholihah Jl. Masjid An-Nur No. 51 Kauman Kedung Cangkring Jabon Sidoarjo
Keywords: Penerapan Dolus Eventualis Dalam Pasal 338 KUHP Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam

Abstract

Menurut hukum pidana Islam suatu perbuatan itu bisa dikatakan membunuh ketika suatu perbuatan itu terdapat seorang pelaku melakukan perbuatan yang menyebabkan kematian, adanya seorang korban yang dilukai oleh pelaku hingga menyebabkan kematian, adanya alat yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan perbuatan pembunuhan tersebut, adanya akibat yang timbul dari perbuatan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban dalam hal ini adalah kematian korban. Unsur kesengajaan yang terkandung dalam Dolus evantualis itu diterapkan dalam pasal 338 dengan melihat keadaan pelaku pada saat melakukan perbuatan yang menyebabkan kematian meskipun pada awalnya perbuatan itu dilakukan tanpa tujuan dan maksud untuk membunuh korban, namun dilihat dari kesadaran pelaku dan pengetahuan pelaku akan segala kemungkinan akibat yang akan timbul dari perbuatan tersebut sudah bisa dijadikan unsur kesengajaan dan bisa dikenahi dengan pasal 338 KUHP. Sedangkan menurut hukum pidana Islam penerapan Dolus eventualis dalam pasal 338 itu termasuk pembunuhan semi sengaja dan hukuman yang terkandung dalam pasal 338 yakni hukuman penjara paling lama 15 tahun itu sesuai dengan hukuman ta'zir dalam tindak pidana pembunuhan semi sengaja, yang mana hukuman ta'zir ini adalah hukuman penganti bagi pembunuhan semi sengaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Audah, Abdul Qadir. Al Tasyri' Al Jinaiy Fi Al Islamiy. Beirut: Daar al-Kitab, t.th.
Azra, Azyumardi. Demokrasi dan Hak Asasi Manusia Masyarakat Madani. Jakarta: Prenada Media, 2003.
Depag RI, Alqur’an dan Terjemahnya.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Balai Pustaka, 1998.
Djazuli, A. Fiqh Jinayah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997.
Farid, A. Zainal Abidin. Hukum Pidana. Jakarta: Sinar Grafika, 2007.
Hanafi, Ahmad. Asas-Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1986
Hassan, A. Tarjamah Bulughul Maram Ibnu Hajar Al-Asqalani. Bandung: CV. Diponegoro, 1989.
Kartanegara, Satochid. Hukum Pidana Bagian Pertama. Jakarta: Balai Lektur Mahasiswa, 1955.
Kumpulan Kitab Undang-Undang Hukum: KUHPerdata, KUHP, KUHAP. Bandung: Wipress, 2008.
Marpaung, Leden. Proses Penanganan perkara Pidana (Peyelidikan dan Penyidikan). Jakarta: Sinar Grafika, 2009.
Marpaung, Leden. Tindak Pidana Terhadap Nyawa dan Tubuh. Jakarta: Sinar Grafika, 2000.
Marpaung, Leden. Asas Teori Praktek Hukum Pidana. Jakarta: Sinar Grafika, 2005.
Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta, 2002.
Moeljatno. KUHP. Jakarta: PT Bumi Aksara, Cet-25, 2006.
Poernomo, Bambang. Kapita Selekta Hukum Pidana. Yogyakarta: Liberty, 1993.
Purbacaraka, Purnadi. Filsafat Hukum Pidana dalam Tanya Jawab. Jakarta: CV. Rajawali, 1997.
R.M., Suharto. Hukum Pidana Materiil. Jakarta: Sinar Grafika, 1996.
Saleh, Roeslan. Beberapa Catatan Sekitar Perbuatan dan Kesalahan dalam Hukum Pidana. Jakarta: Aksara baru, 1985.
Schaffmeister, D. Hukum Pidana. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2007.
Soesilo, R. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Serta KomentarKomentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal. Bogor: Politeia, 1991.
Soesilo, R. Pokok-pokok Hukum Pidana, Peraturan Umum dan Delik-delik Khusus. Bogor: Politea, 1991.
Varia Peradilan, Majalah Hukum IKAHI.
Published
2019-07-23
How to Cite
Sholihah, A. (2019). Penerapan Dolus Eventualis Dalam Pasal 338 KUHP Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam. Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam, 5(01), 50-77. https://doi.org/10.15642/aj.2019.4.01.50-77
Section
Articles