Konsep Negara dan Relevansi Terhadap NKRI Perspektif Emha Ainun Nadjib

  • Muh. Ainun Najib UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Budy Sugandi
  • Ismail Suardi Wekke
Keywords: Konsep negara, Cak Nun, Indonesia.

Abstract

Abstract: State and power are two things that cannot be separated from one another. Substantially, both have the main purpose of creating prosperity for the people. In fact, the Indonesia's democratic system seems to be imperfect. Therefore, it needs to have reorientation and revitalization of the concept in its implementation. The thought of Muhammad Ainun Najib (Cak Nun), in this context, is an alternative offer, such as; first, there is a distinction between state institutions and government institutions, between the head of state and the head of government, for the sake of creating political stability and the administration of the good governance; second, the criteria of a leader need to have scientific quality that is not only knowing issues of the personal and group interests, but also understanding in detail about the life of the regions; third, Indonesia should have five national pillars such as people, Indonesian National Army (TNI), intellectuals, customs and culture, as well as spiritual powers. Those five pillars are supposed to support the upright and the solid state of the Republic of Indonesia. Keywords: Concept of the country, Cak Nun, Indonesia. Abstrak: Negara dan kekuasaan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, yang secara substansial mempunyai tujuan utama menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Sistem demokrasi Indonesia terbukti masih belum sempurna, perlu ada reorientasi, dan revitalisasi konsep dalam pelaksanaanya. Pemikiran Muhammad Ainun Najib (Cak Nun) dalam konteks ini menjadi alternatif yang dapat ditawarkan misalnya; pertama, adanya pembedaan antara lembaga negara dan lembaga pemerintah, antara kepala Negara dan kepala pemerintahan, demi terciptanya kestabilan politik dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dalam suatu negara; kedua, kriteria seorang pemimpin perlu memiliki kualitas keilmuan yang tidak hanya sekedar mengetahui persoalan yang bersifat kepentingan pribadi dan golongan, tapi wajib memahami secara rinci tentang kehidupan di wilayahnya; ketiga, Indonesia seharusnya memiliki lima pilar kebangsaan seperti rakyat, TNI, Intelektual, adat dan budaya, dan kekuatan spiritual yang menopang tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tata tentren kerta raharja. Kata Kunci: Konsep negara, Cak Nun, Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-10-15
How to Cite
Najib, M., Sugandi, B., & Wekke, I. (2018). Konsep Negara dan Relevansi Terhadap NKRI Perspektif Emha Ainun Nadjib. Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam, 8(02), 278-295. https://doi.org/10.15642/ad.2018.8.02.278-295
Section
Articles