Sejarah Sosial Talak di Depan Pengadilan Agama dalam Undang-Undang Perkawinan di Indonesia

Main Article Content

Muhammad Jazil Rifqi

Abstract

Article 39 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974 on Marriage and Article 115 of the Compilation of Islamic Law states that divorce must be carried out before the court. Of course, the existence of these regulations cannot be separated from the socio-historical aspects of the promulgation of these regulations. This article, which examines the practice of talak from the colonial period to independence, concludes that first, since the Dutch colonial era until Indonesia's independence, talak has been practiced without involving the state apparatus, but that the incident must be recorded. Law Number 22 of 1946 concerning the Registration of Marriage, Divorce and Reconciliation was then promulgated for Java and Madura, enacted in Sumatra in 1949 and comprehensively implemented in the territory of the Republic of Indonesia in 1954. Second, there was an acculturation of the recording of divorce and the trial of divorce came into effect when the law Marriage is promulgated.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rifqi, M. J. (2021). Sejarah Sosial Talak di Depan Pengadilan Agama dalam Undang-Undang Perkawinan di Indonesia. Al-Hukama’, 11(2), 55–84. https://doi.org/10.15642/alhukama.2021.11.2.55-84
Section
Articles

References

‘Ābidīn, Muḥammad Amīn Ibn Umar. Radd al-Muhtar ‘alā ad-Dur al-Mukhtār Hāshiyah Ibn ‘Ābidīn. Beirūt: Dār al-Fikr, t.t.

Ahmad, Abu Talib. “Marriage and Divorce in Johore Among The Malay-Muslims During The Japanese Occupation. 1942-45”, Journal of the Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society, Vol. 71. No. 2 (275) (1998).

Arifin, Busthanul. Pelembagaan Hukum Islam di Indonesia: Akar Sejarah, Hambatan dan Prospeknya. Jakarta: Gema Insani Press. 1996.

Basyir, Ahmad Azhar. Hukum Adat Bagi Umat Islam, Yogyakarta: Fakultas Hukum UII, 1983.

Dāsūqī (al), Aḥmad al-Dardīrī. Hāshiyah al-Dāsūqī ‘ala Sharḥ al-Kabīr. Beirūt: Dār al-Fikr, t.t.

F.Z., Amak. Proses Undang-Undang Perkawinan. Bandung: PT. Al-Ma’arif, 1976.

Gautama, Sudargo dan Robert N. Hornick. An Introduction To Indonesian Law Unity in Diversity. Bandung: Alumni Press, 1974.

---------. Pembaharuan Hukum di Indonesia. cet. ke-2, Bandung: Alumni, 1973.

Ḥazm, Ibn az-Zāhirī. al-Muḥallā. Beirūt: Dār al-Āfāq al-Jadīdah, t.t., Vol. X.

Haar, Ter. Adat Law in Indonesia. terj. Adamson Hoebel dan Arthur Schiller, Jakarta: Bhratara, 1962.

--------. Asas-Asas dan Susunan Hukum Adat, terj. Soebakti Poesponoto, cet. ke-5, Jakarta: Pradnya Paramita, 1980.

Hadikusuma, Hilman. Hukum Perkawinan Adat. cet. ke-4, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1990.

---------. Hukum Perkawinan Indonesia Menurut Perundangan, Hukum Adat, dan Hukum Agama. Bandung: Mandar Maju, 1990.

Hamid, Andi Tahir. Beberapa Hal Baru Tentang Peradilan Agama dan Bidangnya. Jakarta: Sinar Grafika, 1996.

Hurgronje, Snouck. Islam di Hindia Beland., terj. S. Gunawan, cet. ke-2, Jakarta: Bhratara Karya Aksara, 1983.

---------. Kumpulan Karangan Snouck Hurgronje. terj. Soedarno Soekarno, Jakarta: INIS, 1993, Vol. VII.

Latif, Djamil. Aneka Hukum Perceraian di Indonesia. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1985.

Mertokusumo, Sudikno. Sejarah Peradilan dan Perundang-Undangannja di Indonesia Sedjak 1942 dan Apakah Kemanfaatannja Bagi Kita Bangsa Indonesia. Bandung: PT Gunung Agung, 1971.

Minhaji, Akh.. Agama, Islam, dan Ilmu (Visi dan Tradisi Akademik PTAIN/S). Yogyakarta: Suka-Press, 2016.

---------. Sejarah Sosial dalam Studi Islam: Teori, Metodologi dan Implementasi. Yogyakarta: Suka-Press, 2013.

---------. Tradisi Akademik di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Suka-Press, 2013.

Noer, Deliar. Administrasi Islam di Indonesia. Jakarta: CV. Rajawali, 1983.

Pijper, G.F. Fragmenta Islamica: Beberapa Studi Mengenai Sejarah Islam di Indonesia Awal Abad XX. terj. Tudjimah, Jakarta: UI-Press, 1987.

Pijper, G.F.. Beberapa Studi Tentang Sejarah Islam di Indonesia 1900-1950. terj. Tudjimah dan Yessy Augustdin, Jakarta: UI-Press, 1985.

Prawirohamidjojo, Soetojo dan Marthalena Pohan. Sejarah Hukum Perceraian di Indonesia dan Belanda. Surabaya: Airlangga Uniersity Press, 1996.

---------. Pluralisme dalam Perundang-undangan Perkawinan di Indonesia. Surabaya: Airlangga University Press, 2012.

Saragih, Djaren, Djiman Samosir, dan Djaja Sembiring. Hukum Perkawinan Adat Batak: Khususnya Simalungun, Toba, Karo dan UU Tentang Perkawinan (UU. No 1/1974) (Suatu Tinjauan). Bandung: Tarsito, 1980.

---------. Himpunan Peraturan-Peraturan dan Perundang-undangan di Bidang Perkawinan Indonesia. Bandung: Tarsito, 1980.

Soewondo, Nani. Kedudukan Wanita Indonesia dalam Hukum dan Masyarakat. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1984.

Sosroatmojo, Arso & A. Wasit Aulawi. Hukum Perkawinan di Indonesia. Jakarta: Bulan Bintang, 1975.

Steenbrink, Karel A.. Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke-19. Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1984.

Subadio, Maria Ullfah. Perjuangan Untuk Mencapai Undang-Undang Perkawinan (Suatu Pengalaman). Jakarta: Yayasan Idayu, 1981.

Sudiyat, Iman. Hukum Adat Sketsa Asas. cet. ke-2, Yogyakarta: Liberty, 1981.

Suminto, Aqib. Politik Islam Hindia Belanda. Jakarta: LP3ES, 1996.

Supriadi, Wila Chandrawila. Hukum Perkawinan Indonesia dan Belanda. Bandung: Mandar Maju, 2002.

Syaifuddin Muhammad Sri Turatmiyah, dan Annalisa Yahanan. Hukum Perceraian. Jakarta: Sinar Grafika, 2013.

Sharbinī (al). Shamsu al-dīn Muḥammad ibn al-Khātib. Mughnī al-Muhtāj ilā Ma’rifah Ma’ānī Alfāz al-Minhaj, Beirūt: Dār al-Fikr, t.t.

Sharīf, Muḥammad, Baina al-Sunnah wa al-Shī’ah: Masā’il al-‘Ibādāt wa al-Nikāḥ, wa at-Ṭalāq, Damsyiq: Baitul Ḥikmah, 2006.

Thalib, Sayuti. Hukum Kekeluargaan Indonesia. Yogyakarta: UI-Press, 2014.

Usman, Rachmadi. Perkembangan Hukum Perdata Dalam Dimensi Sejarah dan Politik Hukum di Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2003.

Wignjodipoero, Soerojo. Pengantar dan Asas-Asas Hukum Adat. cet. ke-9, Jakarta: Haji Masagung, 1993.

Departemen Agama. Laporan Bagian Projek Penelitian Jurisprudensi Peradilan Agama, Jakarta: Direktorat Peradilan Agama. 1971.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Analisis dan Evaluasi Peraturan Perundang-Undangan Tentang Peninggalan Kolonial (Belanda dan Jepang). Jakarta: t.p., 2015.