PERKEMBANGAN FIKIH PADA MASA BERAKHIRNYA MADHHAB

Authors

  • Nurul Asiya Nadhifah

DOI:

https://doi.org/10.15642/al-hukama.2014.4.1.241-255

Keywords:

Perkembangan, fikih, madhhab

Abstract

Abstract: This article discusses the development of Islamic jurisprudence at the expiration of Islamic thought which known as a taqlid period, i.e. the stagnation and static period that lasted from the mid-fourth century of Hijriyah (351 H). The growth of taqlid mentality in this period is due to several factors, the internal and external factors. Among these factors are social and political instability, legal definition of Islamic thought, fanaticism to certain Islamic thought, weakening the spirit of ijtihad, and closure of the gate of ijtihad. Currently, the Muslim scholars’ activity is summarizing the classical books (mukhtasar). Among the many classical books caused many questions, then they started to compile the book explanations. Despite this circumstance, there are still some people who remain dynamic and creative thinking, even if they are dealing with the challenge of the ruler, who are ready to throw into prison for their firm stance. Among the scholars who are attempting to break the rigidity of this period are Shaykh al-Islam Ibn Taymiyyah (d. 728 AH) and Ibn Qayyim al-Jauziyah (d. 751 AH).

Abstrak: Artikel ini membahas tentang perkembangan fikih pada masa berakhirnya madhhab yang biasa dieknal dengan periode taqlÄ«d, yaitu periode kebekuan dan statis yang berlangsung mulai pertengahan abad empat hijriah (351 H). Tumbuh dan berkembangnya mentalitas taqlÄ«d pada periode ini disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal atau eksternal. Di antara sebagian kecil faktor tersebut ialah; Instabilitas sosial politik, rumusan hukum madhhab fiqh dianggap sudah pari purna, fanatisme bermadhhab ta’assub), melemahnya semangat ijtihad, dan tertutupnya pintu ijtihad. Aktifitas ulama dalam zaman ini antara lain menyusun ringkasan ringkasan kitab (mukhtasar). Di antara kitab mukhtashar ternyata banyak pula  yang menimbulkan pertanyaan, maka disusun pula kitab sharhnya (penjelasan). Meskipun demikian tidak menutup mata ada satu atau dua orang yang tetap berfikir dinamis dan kreatif sekalipun mereka berhadapan dengan tantangan tantangan dari para penguasa, yang siap menjebloskan ke dalam penjara karena keteguhan pendiriannya. Di antara ulama yang berupaya mendobrak kebekuan masa ini antara lain: Syaikh al-IslÄm Ibn Taimiyah (w. 728 H.) dan Ibn Qayyim al-Jauziyah (w. 751 H.).

Downloads

Download data is not yet available.

References

‘Ali Jum’ah Muhammad, al-Madkhal ilā Dirāsah al-Madhāhib al-Fiqhiyah, Kairo: Dar al-Salam, 2004.

Abd. Wahab Khalaf, Khulāsah Tārīkh al-Tashrī’ al-Islāmy, dalam Nazar Bakry, Fiqh dan Ushul Fiqh, Jakarta: Raja Grafindo, 2003

Abu Ameenah Bilal Philips, Asal Usul dan Perkembangan Fiqh, ter. M. Fauzi Arifin, Bandung: Nusa Media dan Nuansa, 2005.

Ahmad ‘Ali ‘Ilyan, Tārīkh al-Tashrī’ wa al-Fiqh al-Islāmiy, Riyadl: Dar Eshbelia, 2001.

Ahmad Hanafi, Pengantar dan Sejarah Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1995.

Hamzah Ya’qub, Pengantar Ilmu Syariah (Hukum Islam), Bandung: Diponegoro, 1995.

Karen Amstrong, Sepintas Sejarah Islam, ter. Ira Puspito Rini, Yogyakarta: Ikon Teralita, 2002.

M. Abid al-Jabiri,“al-‘Aql al-Siyāsiy al-‘Araby, Beirut: Markaz al-Thaqafi al-Araby, 1991.

M. Khudhori Bik, Tārīkh al-Tashrī’ al-Islāmiy, Indonesia: Dar al Ihya’ al Kutub, 1981.

Muhammad Ali as-Sayis, Tārīkh al-Fiqh al-Islāmiy, terj. Dengan judul: Sejarah Fikih Islam, Jakarta: Pustaka al Kautsar, 2003.

Muhammad Sayyid Tanthawi, Ijtihad dalam Teologi Keselarasan, terj. Haris Muchit, Surabaya: JP Books, 2005.

Mun’im A.Sirry, Sejarah Fiqh Islam, Surabaya: Risalah Gusti, Cet.II, 1996.

Roibin, Penetapan Hukum Islam, UIN-Maliki press, 2010.

Wael B. Hallq, Sejarah Teri Hukum Islam, Jakarta: Raja Grafindo, 2001.

Tim penyusun MKD IAIN Sunan Ampel Surabaya, Studi Hukum Islam, IAIN Sunan Ampel Press, 2011.

http://tarbiyyah-blog.blogspot.com/2012/05/ijtihad-pasca-imam-Madhhab.html

Downloads

Published

2014-06-01

How to Cite

Nadhifah, N. A. (2014). PERKEMBANGAN FIKIH PADA MASA BERAKHIRNYA MADHHAB. Al-Hukama’ : The Indonesian Journal of Islamic Family Law, 4(1), 241–256. https://doi.org/10.15642/al-hukama.2014.4.1.241-255

Issue

Section

Articles