MENGUKUR TINGKAT KESEHATAN BANK SYARIAH DENGAN MENGGUNAKAN CAMELS BI

  • Sulistyowati . Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri
Keywords: CAMELS BI, Capital, Asset

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang tata cara  mengukur tingkat kesehatan bank, adapun standar penilaian tingkat kesehatan bank baik konvensional maupun syariah yang dianut di Indonesia dan ditetapkan oleh Bank Indonesia dikenal dengan CAMELS BI, sistem penilaian  CAMELS BI menggunakan reward sistem yang artinya apabila dipenuhi ketentuannya maka akan diberikan nilai kredit plus dan sebaliknya, jika ketentuannya tidak terpenuhi akan dikenakan penalty dengan diberi nilai kredit minus, penilaian tingkat kesehatan bank dalam  CAMELS BI ini meliputi 6 faktor yaitu Capital (modal), Asset (kualitas aktiva), Management (manajemen), Earning (Rentabilitas), Liquidity (likuiditas), Sensitivity to Market Risk (Sensitivitas terhadap resiko pasar) dan dalam tulisan ini juga menyajikan teknik perhitungan tiap-tiap faktor dalam  CAMELS BI dengan menganalisis laporan keuangan tiga bank syariah yaitu Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri dan Bank Mega Syariah, dari hasil perhitungan CAMELS BI untuk faktor permodalan (kecukupan pemenuhan modal minimum) dan kualitas aktiva, ketiga bank dalam kondisi “sehatâ€.Sedangkan faktor rentabilitas  (laba/volume usaha) Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri keduanya  dalam keadaan “sehat†akan tetapi untuk Bank Mega Syariah dalam keadaan “cukup sehatâ€dan untuk  faktor likuiditas (total kredit/dana yang diterima) Bank Muamalat dalam keadaan “cukup sehat†sedangkan Bank Syariah Mandiri dan Bank Mega Syariah sama-sama dalam  keadaan “sehatâ€.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2014-05-09