Dekolonisasi Pemikiran dan Efektivitas Penegakan HAM dalam perspektif Abdullahi Ahmed An-Naim

Authors

  • Ah Fajruddin Fatwa UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Keywords:

Dekolonisasi; Hak Asasi Manusia; Reformasi Hukum

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan isu yang selalu muncul dalam kajian hukum, hukum Islam, dan ilmu-ilmu sosial. Sejak awal, hak asasi manusia telah dianggap sebagai hak pertama dan utama manusia dan oleh karena itu harus dilindungi dan diatur untuk menghindari perdebatan tentang ruang lingkup keberadaannya. Artikel ini berfokus pada tanggapan Abdullahi Ahmed an-Naim melalui gagasan dekolonisasi pemikiran hak asasi manusia dan potensi kekuatan kelompok sosial-politik dalam penegakan hak asasi manusia. An-Naim menunjukkan bahwa terminologi HAM modern sering kali secara dramatis merujuk pada konsep HAM Eropa daripada klaim universalitas yang selama ini disampaikan. Oleh karena itu, perlu adanya dekolonisasi pemahaman baru mengenai HAM yang sesuai dengan persepsi lokal untuk penegakan yang efektif. An-Naim juga menyatakan dekolonisasi merupakan posisi alternatif untuk menumbuhkan partisipasi kekuatan sosial alternatif dalam masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

An-Naim, Abdullahi Ahmed. Toward an Islamic Reformation; Civil Liberties, Human Right and International Law. Syracuse: Syracuse University Press, 1996.

_______, Cultural Transformation and Normative Consensus on the Best Interest of the child, dalam International journal of Family and The Law and the Family 8 (1994), 62-63

_______, “Expanding the limit of Imagination; Human Rights From Participatory approach to new multiculturalism” dalam Michael G Schechter, Innovation in Multiculturalism. Tokyo: United Nation University, 1998.

_______, Islam and the Secular State Negotiating the Future of Sharia. Cambridge: Harvard University Press, 2008.

_______, Dekonstruksi syari’ah. Jogjakarta: LKIS, 1997.

_______, Toward A cross-Cultural Approach to Defining International Standards Of Human rights, dalam Abdullahi Ahmed An-Naim (ed), Human Rights in Cross Cultural Perspectives; A Quest For Consensus. Pennsylvania: Pennsylvania University, 1991.

_______, Decolonizing Human Rights. Cambridge: University Printing House, 2021.

_______, “Globalisation and Jurisprudence: an Islamic Perspective“ dalam Emory Law Journal, Vol. 54. 2002.

_______, Human Rights in the Arab World: A Regional Perspective dalam Human Rights Quarterly, 23. The Johns Hopkins University Press, 2001.

_______, Introduction, Secularism From Islamic Perspektif. Diunduh dari www.law.emory. edu/cms/site/index.php?id=2251..20

Azhary, Muhammad Tahir. Negara Hukum: Suatu Studi Tentang Prinsip-Prinsipnya Dilihat Dari Segi Hukum Islam, Implementasinya Pada Periode Negara Madinah Dan Masa Kini, 2nd ed. Jakarta: Kencana, 2003.

Ayubi, Nazih. Political Islam. New York: Routledge, 1991.

Bagus, M., Rohmat, A. K. A. ., & Sari, H. N. . (2021). Derivasi Konsep Hak Asasi Manusia terhadap Penyetaraan Posisi Anak Melalui Pendekatan Affirmative Action. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 24(1), 59–84. https://doi.org/10.15642/alqanun.2021.24.1.59-84

Bagus, M., & Partiah, S. . (2020). Relevansi Hak Asasi Manusia dengan Teori Ahliyyah. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 23(1), 106–124. https://doi.org/10.15642/alqanun.2020.23.1.106-124

Binder, Leonard. Introduction Islamic Liberalism. Chicago: Chicago University Press, 1988.

Dupret, Baudouin. (2007). What Is Islamic law?. Theory Culture & Society - THEOR CULT SOC. 24. 79-100. 10.1177/0263276407074997.

Goudarzi, M. R. (2021). Resolving the conflict between traditional Islam and human rights: A comparative study of Mahmoud Mohammed Taha’s and Mohsen Kadivar’s views. Critical Research on Religion, 9(3), 284-299. https://doi.org/10.1177/20503032211015293

Hamidullah, Muhammad. Influence of Roman Law on Muslim Law. Madras: Thompson and Co. 1954.

Hourani, Albert. Arabic Thought in the Liberal Age 1798-1939. Oxford: Oxford University Press, 1962.

Ishak, Badruzzaman Bin dan Shamrahayu Binti Ab Aziz, The Madinah Charter In Light of a Modern Constitution dalam IIUM Law Journal Vol. 30 (1) 2022.

Khurzman, Charles. Liberal Islam; A Sourcebook. Oxford: Oxford University Press, 1988.

Praja, Juhaya S. et.all, “Aspek Sosiologis dalam Pembaharuan Fiqh Indonesia,” dalam Epistimolgis Syara’; Mencari Format Baru Figh Indonesia. Jogjakarta: Pustaka Pelajar, 2000.

Rahman, Fazlur. Islam. New York: Winston, 1966.

Rosenthal, E.I.J. Political Thought in Medieval Islam. Cambridge; Cambridge University Press, 1986.

Schach, J. An Introduction to Islamic Law. Oxford: Oxford University, 1964.

Shahrur, Muhammad. al-Kitāb wa al-Qur’ān;Qirā’ah Mu’āṣirah. Damsyīq: al-‘Ahālī, 1990.

Salikin, Adang Jumhur. Reformasi Syari’ah dan Ham dalam Islam. Yogyakarta: Gama Media, 2004.

Thaha, Mahmoud Mohamed. The Second Massage Of Islam, Ter, Abdullahi Ahmed an-Naim. New York: Syracuse Univ, 1996.

Thorneycroft, Charlotte. The compatibility of Islamic “Shari’ah” law with the Universal Declaration on Human Rights, naskah seminar untuk the Lawyer's Christian Fellowship, May 2007

Downloads

Published

2024-01-07